
Tangerang (20/01/2026) — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melaksanakan kegiatan bakti sosial, donor darah, serta penyerahan bibit kelapa genjah hibrida yang dipusatkan di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta jajaran pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemenimipas. Turut hadir perwakilan Pemerintah Daerah, Forkopimda Kota Tangerang, unsur akademisi, serta mitra strategis di bidang kesehatan, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program pengabdian sosial Imigrasi.
Direktur Kerja Sama dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 dilaksanakan secara terencana dan menjangkau berbagai wilayah. Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial, pelayanan kesehatan, kepedulian lingkungan, serta bantuan kemanusiaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi.
Kegiatan bakti sosial mencakup khitan massal dan penyaluran bantuan sosial yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) di wilayah Depok. Dalam kegiatan tersebut disalurkan bantuan sembako dan santunan kepada tiga panti asuhan, serta pelayanan khitan massal bagi 40 anak. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta meningkatkan akses layanan kesehatan. Selain itu, Imigrasi menyalurkan 5.000 paket bantuan sosial kepada desa binaan, yayasan sosial, dan pondok pesantren di sejumlah wilayah. Penyaluran bantuan dilakukan kepada 14 desa binaan, satu yayasan sosial, dan satu pondok pesantren di wilayah Tangerang dua desa dan satu yayasan sosial di wilayah Soekarno-Hatta delapan desa binaan dan dua yayasan sosial di wilayah Serang serta empat desa binaan dan dua yayasan sosial di wilayah Cilegon.
Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Imigrasi juga menyerahkan 20.000 bibit kelapa genjah hibrida kepada Wali Kota Tangerang. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 turut diisi dengan kegiatan donor darah yang diikuti oleh sekitar 500 orang dari keluarga besar Kemenimipas. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan stok darah nasional sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan aparatur pemerintah.
Selain kegiatan sosial, Imigrasi juga melaksanakan anjangsana dan silaturahmi kepada para tokoh nasional sebagai bentuk penghormatan serta penguatan nilai kebangsaan. Di samping itu, Imigrasi menyalurkan bantuan dan donasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dengan total nilai sebesar Rp1.744.555.238.
Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 bukan hanya bersifat seremonial, tetapi harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Menteri juga menekankan bahwa seluruh insan Imigrasi merupakan perpanjangan tangan Presiden Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dituntut untuk senantiasa bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bakti Imigrasi Ke 76, Perayaan bukan hanya historis tapi bisa dirasakan oleh masyarakat.” Ujar Agus Andrianto
Melalui pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat peran institusi dalam mendukung pembangunan nasional dan peningkatan kualitas.





