"3 M" Demi Mewujudkan Lahirnya Insan-insan Pengayoman Sejati

8 Juni 2022

Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Razilu memperkenalkan satu dari “Panca Program Unggulan” Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM di Tahun 2022 yaitu Inspektur Jenderal Kemenkumham “Menyapa, Mengajarkan dan Menyadarkan.” Plt. Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Toto Suryanto, turut hadir di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten untuk mengikuti penguatan dari Razilu kepada seluruh jajaran dan unit pelaksana teknis di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten, Rabu (08/06)

Dalam laporannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Tejo Harwanto, yang menyampaikan gambaran umum terkait pelaksanaan tugas dan fungsi termasuk capaian Pembangunan Zona Integritas Kanwil Kemenkumham Banten.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari yang menyampaikan tentang arahan Menkumham, Core Value ASN, dan Capaian Kinerja Kemenkumham. 

Selanjutnya dalam paparan yang berisi 35 slide, Razilu menyampaikan poin Pertama 3M, makna dari "Menyapa" adalah supaya terjadi optimisme dari Insan Pengayoman untuk bisa merealisasikan semua harapan-harapan terbaik di Tahun 2022.

Kemudian, dalam kaitannya dengan "Mengajarkan", beliau mengharapkan untuk lebih dalam lagi memberikan motivasi. yaitu apabila kita ingin hidup bahagia dan mulia, hanya bisa dicapai jika tidak ada pelanggaran. Ketika tidak ada pelanggaran, maka tidak akan ada komplain, dengan demikian pembangunan Zona Integritas dapat terealisasi”

Poin yang terakhir, "Menyadarkan". Razilu menyampaikan jika dirinya ingin semua insan pengayoman menyadari bahwa kita berada dalam Kementerian yang besar, Kementerian yang punya posisi power dalam berbagai hal. Dengan demikian, kita harus bersyukur, berbangga dan setia, serta berkomitmen bersama-sama untuk menjadi Insan Pengayoman Sejati.

Tujuan utama program 3M ini adalah berkurangnya pelanggaran yang terjadi, karena itulah ukuran keberhasilan dalam pelaksanaan Program ini. Pada kesempatan ini juga beliau banyak menyampaikan nasihat agar seluruh pegawai di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dapat bekerja dengan ikhlas dan tentunya mengedepankan integritas.

Bukanlah hal yang mudah menjalankan progam ini karena ini adalah membangun manusia, bukan membangun sistem. Apabila melakukan perubahan terhadap fasilitas kantor, seketika bisa terlihat hasilnya, tetapi membangun manusia itu sungguh sangat berat, karena yang dikehendaki adalah akan lahirnya insan-insan Pengayoman yang SEJATI”, terang Razilu.

Meski memerlukan proses yang cukup panjang , Razilu optimis jika seluruh jajaran Kemenkumham terus berupaya mewujudkan hal itu, dan akan hadir insan-insan Pengayoman yang bisa membanggakan Kementerian Hukum dan HAM.


 
 

Kembali

Imigrasi Web Application - Error