Fokus pada Peningkatan SDM, Menteri Hukum dan HAM RI Resmikan Poltekim dan Poltekip

9 Juli 2019

 

Tangerang – Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, meresmikan gedung Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) di Tangerang pada Selasa pagi (09/07). Peresmian ini dihadiri juga oleh Pimpinan – Pimpinan  Tinggi Pratama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,  Rektor Universitas Terbuka, Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta para tamu undangan lainnya.

Gedung Poltekim dan Poltekip yang diresmikan ini merupakan pembangunan gedung tahap pertama yang sebelumnya telah dilakukan groundbreaking pada 1 November 2018 silam. Pembangunan gedung tahap pertama ini terdiri dari 1 lantai gedung rektorat dan 3 lantai gedung kelas dengan total sebanyak 25 ruang kelas yang dapat menampung 1000 taruna/i.

Kepala BPSDM Kemenkumham, Mardjoeki, melalui sambutannya menyatakan ucapan terima kasih atas dukungan dan doa semua pihak sehingga pembangunan gedung Poltekim dan Poltekip dapat berjalan lancar. “Tentu kita berharap proses pembangunan kampus ini tetap dapat berjalan sehingga aktivitas pendidikan Poltekim dan Poltekip dapat sepenuhnya terselenggara di kampus baru ini”, ujar Mardjoeki.

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Hukum dan HAM dengan Universitas Terbuka tentang peningkatan mutu dan SDM melalui penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi dan juga penandatanganan nota kesepahaman dengan LPDP tentang pengembangan SDM di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Penandatanganan nota kesepahaman ini untuk mendukung rencana kerja pemerintah pada 2020 – 2024 yang berfokus pada peningkatan SDM.

Melalui sambutannya, Menteri Hukum dan HAM RI menekankan bahwa pada periode pemerintahan ke depan akan lebih berfokus pada peningkatan SDM. Menurutnya, pembangunan infrastrutur yang telah dilakukan tidak dapat sukses apabila tidak didukung oleh SDM yang handal. Pembangunan kampus Poltekim dan Poltekip selain untuk meningkatkan proses pendidikan juga diharapkan dapat menyiapkan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten, profesional, dan siap bekerja di bidang pemasyarakatan dan imigrasi. “Kampus kita nanti harus menjadi wadah kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus merupakan tempat penyemaian dan perkembangan nilai – nilai luhur dan menjadi wadah perkembangan nilai – nilai moral”, ujar Yasonna H. Laoly pada sambutannya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung ke gedung Poltekim dan Poltekip oleh Menteri Hukum dan HAM RI serta para tamu undangan yang hadir.

Kembali